Cara Memperbaiki Plafon Gypsum yang Jebol

Cara Memperbaiki Plafon Gypsum yang Jebol

Mempunyai rumah dengan desain interior yang cantik dan nyaman tentu menjadi impian semua orang. Salah satu komponen yang dapat menambah keindahan dalam rumah adalah plafon gypsum. Berbeda dengan bahan plafon lainnya, gypsum lebih estetik dan mudah dirawat. Makanya, tidak heran jika plafon berbahan gypsum banyak digunakan. Tapi, apa jadinya bila plafon yang berbahan gypsum jebol? Pastinya sangat merusak suasana, ya. Tapi tenang, kamu bisa memperbaikinya dengan langkah-langkah yang mudah. Yuk, simak ulasannya berikut ini!

5 Langkah Perbaiki Plafon Berbahan Gypsum 

Cara Memperbaiki Plafon Gypsum yang Jebol

Gypsum memang cenderung mudah rusak, apalagi bila kondisinya terus menerus dibiarkan tanpa perawatan. Jadi, jangan heran kalau kamu menemukan beberapa properti berbahan gypsum, termasuk plafon gypsum, yang lapuk, berjamur, atau jebol. Tapi ingat ya, itu bisa terjadi hanya jika tidak ada perawatan yang dilakukan. Bila rumahmu menggunakan plafon berbahan gypsum dan sedang mengalami jebol, tenang, masalah tersebut bisa diatasi. Lakukan 5 langkah berikut ini agar plafon rumahmu kembali sempurna seperti semula!

1. Potong Bagian yang Jebol

Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah memotong bagian plafon yang jebol. Potong secara rapi hingga semua bagian yang jebol lepas dan tidak merusak pemandangan plafon. Tapi tunggu dulu, ini bisa kamu lakukan bila yang jebol hanya bagian tertentu. Kalau yang jebol ternyata semua bagian, maka kamu harus memasang plafon berbahan gypsum yang baru untuk seluruhnya. Gunakan alat pemotong yang memadahi dan pastikan semua sisi potongannya sudah rapi.

2. Bersihkan Debu dan Kotoran

Biasanya di plafon terdapat banyak sekali debu atau kotoran yang menempel. Nah, sebelum bagian yang jebol tadi ditambal, pastikan dahulu bahwa bagian tersebut telah bersih, sehingga nantinya penambalan bisa dilakukan secara sempurna. Gunakan kemoceng atau kain untuk membersihkannya. Proses pembersihan ini dilakukan setidaknya sampai semua sisi lubang benar-benar bersih dan tidak ada kotoran yang dapat mengurangi daya rekat penambal.

3. Lakukan Pengukuran

Setelah memotong bagian yang jebol dan membersihkannya, berikutnya lakukan pengukuran lubang yang terdapat pada plafon. Langkah ini berfungsi untuk memudahkan kamu dalam mengukur penambal plafon berbahan gypsum agar lebih presisi. Bila bentuk lubangnya melingkar, kamu harus tahu berapa diameternya. Namun, bila lubangnya berbentuk persegi, catat berapa panjang masing-masing sisinya. Kamu bisa gunakan meteran atau penggaris untuk mengukurnya. Dan yang penting, jangan mengecilkan atau membesarkan ukuran.

4. Pasang Gypsum Penambal

Menambal gypsum harus dengan menggunakan gypsum pula. Kamu harus membeli papan gypsum untuk plafon sebagai penampal plafon yang jebol. Potong gypsum penambal sesuai dengan ukuran yang ada di lubang. Pastikan semua sisinya terukur secara presisi. Kemudian, bila potongan sudah siap, tempelkan gypsum penambal dengan cara merekatkannya menggunakan kompon atau adonan perekat gypsum. Lakukan langkah ini secarta hati-hati agar gypsum tidak rekat atau rusak. Eratkan gypsum penambal sekuat mungkin. Dan tunggu hasilnya setelah semua komponnya mengering.

5. Pengecatan Ulang

Setelah proses penambalan usai dan berhasil, kamu dapat mengecat ulang bagian yang jebol tadi. Beri warna yang senada dengan bagian plafon yang lain untuk menghilangkan bekas jebol. Bila warna plafon ternyata perlu diganti seluruhnya, kamu juga dapat mengecat semua bagian plafon dengan warna yang lebih indah dan menarik. Yang penting, pastikan ruangan kembali cantik seperti semula agar siapapun yang berada di ruangan merasa nyaman.

Itulah 5 langkah mudah memperbaiki plafon berbahan gypsum yang jebol. Jadi, kamu bisa memperbaikinya sendiri tanpa memanggil jasa tukang. Selamat mencoba!

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *