Category Archives: Konstruksi

Atap Rumah

Kenali Cara Terbaik dalam Merawat Bagian Atap Rumah agar Lebih Awet

Siapa yang tidak ingin memiliki rumah yang nyaman dan bebas dari masalah seperti bocor atau retak? Tentu semua orang mendambakan rumah yang kokoh dan kuat. Apalagi jika musim penghujan tiba, rumah yang kurang kokoh sudah pasti akan mengalami yang namanya kebocoran. Beberapa orang sudah menggunakan jasa waterproofing untuk melapisi atap agar bebas dari bocor, namun jika bagian tersebut tidak dirawat dengan benar tentu akan kembali rusak dan bocor.

Bagaimana Cara Merawat Atap yang Benar?

Cara Merawat Atap

Beberapa bangunan yang telah memakai jasa pemasangan waterproofing membrane bakar juga terkadang masih mengalami rembesan dari air hujan. Sebelum menggunakan waterproof untuk atap, alangkah baiknya jika atap dirawat terlebih dahulu seperti cara yang akan dijelaskan berikut ini :

1. Menjaga Kebersihan Ventilasi

Pastikan kondisi ventilasi pada atap bebas dari debu, sampah atau kotoran yang lainnya. Jangan sampai menunggu hingga kotoran menumpuk, baru dilakukan pembersihan. Dengan menjaga kebersihan ventilasi, akan membuat sirkulasi udara pada atap lebih terjaga kelembabannya sehingga membuat atap bebas mengalami keretakan.

2. Mengecek Kebersihan Atap secara Berkala

Untuk menghindari kebocoran, sebaiknya cek selalu kebersihan atap secara rutin minimal 1 (satu) bulan sekali dan maksimal 3 (tiga) bulan sekali. Pastikan tidak ada lumut yang menempel pada atap atau genting yang melorot turun, karena kedua hal tersebut dapat memicu terjadinya kebocoran pada atap ketika musim penghujan tiba. Apabila atap menggunakan talang air, jangan lupa untuk membersihkan talang dari sampah yang bisa menyumbat saluran.

3. Memastikan Atap Bebas dari Binatang 

Salah satu hewan yang sering bersarang di atap adalah tikus. Hewan ini bisa merusak atap, karena kotoran tikus dapat menyebabkan atap menjadi lembab dan bau sehingga mudah mengalami retak dan mengakibatkan kebocoran. Untuk mencegah tikus agar tidak datang ke rumah dan bersarang di atap, maka berhati – hatilah dalam membuang sampah dan menaruh makanan. Pada umumnya tikus akan muncul ketika rumah tidak terjaga kebersihannya.

4. Pengecatan pada Atap

Langkah perawatan atap selanjutnya yang bisa dilakukan adalah mengecat dengan lapisan waterproof pada atap atau dak berbahan beton. Dengan pelapisan ini diharapkan bisa mencegah terjadinya kebocoran pada atap dan membuat atap lebih tahan terhadap air. Untuk pengaplikasiannya, dapat menggunakan jasa waterproofing agar hasilnya lebih rapi dan tahan lama.

5. Menggunakan Atap yang Berkualitas

Cara terbaik dalam mencegah kebocoran yaitu menggunakan atas yang memiliki kualitas terbaik. Atap yang berkualitas memiliki daya tahan yang lebih kuat dibanding dengan atap kualitas menengah atau rendah. Meskipun harga untuk jenis atap yang berkualitas lebih mahal, namun memiliki ketahanan yang cukup baik ketika hujan tiba dan tidak mudah mengalami kebocoran.

Atap merupakan salah satu bagian yang terpenting pada suatu bangunan, karena berfungsi untuk melindungi rumah dari cuaca panas atau dingin dan sebagai penambah nilai estetika. Itulah sebabnya merawat atap selalu bersih adalah hal yang wajib dilakukan, agar atap lebih awet dan kokoh. Dengan semakin berkembangnya zaman seperti sekarang ini, sudah banyak jasa pemasangan waterproofing membrane bakar yang bisa dimanfaatkan jasanya untuk melapisi atap dan mencegahnya dari kebocoran akibat air hujan. Itulah beberapa cara dalam merawat atap dan bisa menjadi inspirasi untuk Anda yang mengalami masalah pada atap.

Penyebab dan Bahaya Genangan Air Di Lantai

Awas Ini Penyebab dan Bahaya Genangan Air Di Lantai

Rumah memang menjadi salah satu tempat yang sangat menjadi favorit bagi siapa pun. Hal ini karena rumah menjadi salah satunya tempat untuk beristirahat, berlindung dari dingin dan panasnya cuaca dan sebagainya. Oleh karena itu, hampir sebagian besar orang membangun rumah impian mereka sebagus dan senyaman mungkin. Mereka akan menghias atau mendekorasi rumah mereka sebagus mungkin dan senyaman mungkin.

Dalam membangun sebuah rumah tentu saja ada beberapa hal yang  perlu diperhatikan. Anda harus memperhatikan setiap detail dari rumah anda supaya nampak bagus dan menarik. Meskipun demikian, masih ada saja beberapa masalah yang terjadi pada rumah anda. Salah satunya adalah adanya rembesan atau genangan air pada tembok dan lantai. Hal ini tentu saja akan sangat menganggu dan mengurangi kenyamanan rumah anda.

Penyebab Genangan di Lantai

Lantai menjadi salah satu tempat yang vital dalam sebuah rumah. Kita sering menggunakan lantai sebagai tempat untuk duduk dan bersantai. Namun, apa yang terjadi jika ada genangan di lantai rumah?

Penyebab adanya genangan pada lantai rumah disebabkan  berbagai macam hal berikut ini, yaitu:

1. Kurang Rapatnya Perekat Pada Lantai

Pada saat pemasangan keramik pada lantai tentu saja dibutuhkan sebuah alat yang berupa perekat untuk merekatkan lantai dengan tanah. Karena berhubungan langsung dengan tanah, maka diperlukan perekat yang sangat kuat. Jika tidak maka akan membuat lantai lama-kelamaan akan cepat rusak dan bisa terjadi genangan air juga di lantai. Oleh karena itu, anda harus memilih harderner atau penguat yang berkualitas. Di toko material sudah banyak dijual hardener dengan harga floor hardener yang bervariasi dan bisa disesuaikan dengan kantong anda

2. Curah Hujan yang Terlalu Tinggi

Genangan atau rembesan air di lantai sering terjadi ketika musim hujan datang. Apalagi jika curah hujan sangat tinggi maka sering sekali terjadi genangan air. Jadi anda harus waspada. Agar terhindar dari genangan air, anda bisa melapisi lantai anda dengan cat atau perekat waterproof. Dengan begitu, air pada tanah tidak akan mudah naik dan diserap oleh lantai.

Bahaya Genangan Air di Lantai

Setelah mengetahui mengenai apa saja penyebab dari genangan air di lantai, maka saat anda tahu mengenai apa saja sih bahaya jika terjadi genangan air di laintai.

Memang selain membuat rumah tidak nyaman, genangan air di lantai ini juga bisa menyebabkan berbagai macam bahaya. Apa saja? Berikut ini adalah penjelasannya ya.

1. Lantai Mudah Rusak

Apabila lantai sering mengalami rembesan atau genangan pada air maka jika dibiarkan dalam jangka waktu lama akan menyebabkan kerusakan yang fatal pada lantai anda. Misalnya saja, lantai akan pecah atau retak dan juga akan menyebabkan perubahan warna pada lantai rumah anda menjadi pudar dan kurang menarik

2. Lantai Banyak di Tumbuhi Jamur

Jika lantai sering menggenang, maka kondisi lantai akan menjadi lembab. Kondisi lembab pada lantai ini akan menyebabkan tumbuhnya jamur di lantai. Jamur ini bisa menjadi sarang kuman yang berbahaya.

3. Berbahaya Bagi Kesehatan

Pada dasarnya ada beberapa aktivitas yang sering kita semua lakukan di lantai. Jika lantai banyak jamur karena sering terjadi genangan, maka jamur tersebut akan membawa banyak penyakit ke tubuh jika anda mengalami kontak langsung dengan lantai

4. Menimbulkan Bau yang Kurang Sedap

Bahaya terakhir dari lantai yang menggenang adalah adanya bau yang kurang sedap. Hal ini tentu saja akan menimbulkan rasa kurang nyaman ketika berada di luar rumah.

Nah, jika anda ingin terhidar dari bahaya genangan air di lantai, maka sebaiknya anda mulai menggunakan floor hardener. Harga floor hardener sika ini sangat murah terjangkau dan banyak ditemui di toko material.

Kewajiban Kontraktor

Mengontrol Sumber Daya Bangunan, Ini Daftar Lengkap Kewajiban Kontraktor

Kontraktor bangunan memiliki peran penting dalam perencanaan, proses, dan seleseainya sebuah bangunan. Pihak kontraktor tentu sebelumnya telah membuat kesepakatan dengan sang pengguna jasa bagaimana bangunan yang harus dibangun. Jika anda ingin bangunan anda terjamin kualitas dan keamanannya, maka anda bisa menggunakan bantuan jasa kontraktor bangunan ini. Telah banyak kontraktor bangunan yang juga melayani pembangunan sebuah bangunan standar seperti rumah. Karena sudah ada kesepakatan, maka kontraktor akan melakukan pembangunan sesuai dengan kontrak perjanjian pemborongan. Tentu ini akan memastikan berapa waktu dan uang yang akan anda keluarkan. Selain itu, kelebihan anda jika menggunakan kontraktor bangunan adalah mereka akan membuat laporan kemajuan bangunan mulai sebelum berdiri sampai selesai berdiri. Berikut kewajiban lain kontraktor bangunan yang harus anda tahu.

Mengontrol Sumber Daya Bangunan

Kewajiban kontraktor adalah mengontrol sumber daya bangunan. Mereka harus menyediakan sumber daya pembangunan mulai dari bahan bangunan hingga pekerja bangunan yang akan menyelesaikan rumah anda. Tentu dengan jasa kontraktor maka hal sedetail apapun akan menjadi mudah. Misalkan saja pemasangan pintu aluminium kamar mandi yang jika dikerjakan oleh tukang biasa akan asal-asalan saja karena itu merupakan tahap akhir pembangunan. Namun, beda halnya dengan kontraktor akan tetap mengedepankan kualitas pembangunan mereka demi kenyamanan konsumen.

Mengontrol Kecepatan Penyelesaian Bangunan

Kontraktor juga bertugas untuk mengontrol kecepatan penyelesaian bangunan anda. Tentu anda tidak ingin mengalami kerugian akibat pengerjaan bangunan yang lelet. Anda tidak perlu khawatir bahwa kontraktor memiliki kewajiban untuk menjaga itu semua. Pengerjaan rumah anda akan selesai tepat pada waktunya sesuai dengan perjanjian awal kontrak atau bahkan juga bisa lebih cepat daripada waktu yang ditargetkan. Dengan kecepatan seperti itu, tentu kualitas bangunan yang dihasilkan oleh kontraktor masih tetap nomor satu. Ambil contoh saja pintu kamar mandi aluminium yang dikerjakan lebih cepat dari tenggat waktu akan tetap tampak bagus dan menarik sesuai dengan keinginan anda.

Mengontrol Keamanan Pembangunan

Kontraktor akan menjamin keamanan pembangunan rumah anda sampai selesai. Bisa dipastikan tidak akan ada kedala yang berarti apabila anda menyewa jasa kontraktor bangunan. Pekerja yang dipekerjakan oleh mereka tentu sudah mendapatkan jaminan keselamatan dengan prosedur kerja sesuai dengan standar yang ada. Jadi anda tidak perlu lagi mengkhawatirkan keselamatan para pekerja karena itu sudah dipikirkan oleh mereka.

Mengontrol Hasil Akhir Bangunan

Kontraktor berkewajiban untuk mengevaluasi dan mengontrol hasil akhir bangunan yang telah dikerjakannya. Apabila terdapat desain yang tidak sesuai dengan perjanjian awal, tentu anda bisa melakukan komplain. Kontraktor akan secara profesional merevisi apa yang seperti seharusnya tersebut secaracepat. Anda tidak perlu khawatir lagi akan dirugikan karena mereka biasanya bertanggung jawab penuh atas apa yang telah mereka kerjakan.

Menjamin Bangunan Sesuai Standar

Kontraktor bangunan akan memberikan jaminan bagi anda bahwa bangunan yang sudah mereka bangun tidak akan merugikan dan membahayakan anda. Mereka akan menjamin kualitas bangunan, baik dari segi keindahan, desain, hingga keselamatan bangunan sesuai dengan peraturan yang berlaku dan kontrak kerja di awal perjanjian. Tentu hal ini akan membuat hati anda lebih tenang karena anda tidak perlu lagi khawatir akan keselamatan anda dan keluarga ketika sudah menempati rumah baru itu.

Jangankan keseluruhan bangunan, hal kecil seperti pintu aluminium kamar mandi saja akan diperhatikan secara khusus oleh kontraktor bangunan demi kenyamanan konsumen. Bagaimanapun juga anda ingin keselamatan nomor satu dan dilanjutkan dengan kualitas dan kecepatan penyelesaian rumah anda. Pastinya anda sudah tidak sabar menempati rumah baru anda. Tapi, jangan sampai anda salah memilih kontraktor bangunan. Pilihlah kontraktor yang sudah terpercaya dan berkualitas.

Talang Air Hujan Bermasalah dan Mampet? Coba Cara Berikut untuk Mengatasinya!

Tidak lengkap rasanya jika sebuah bangunan tidak memiliki talang air untuk menyalurkan air hujan yang turun atau aliran air kotoran. Terlebih saat musim penghujan tiba, keberadaan talang dengan kondisi yang baik harus sangat diperhatikan. Biasanya, talang ini dibuat pada bagian atap, meskipun atap sudah dilapisi pelapis waterprooging dak beton dan sebagainya, namun talang air harus dibuat untuk mengalirkannya.

Pentingnya keberadaan talang air, tidak luput jua dari masalah yang menghampiri. Dari mulai mampet hingga rusak bahkan jebol. Nah, apa sih penyebab beberapa masalah talang tersebut dan bagaimana cara mengatasinya?

Penyebab Talang Air Hujan Mampet dan Rusak

Penyebab Talang Air Hujan Mampet dan Rusak

Rusaknya sebuah talang air hujan, tentu tidak terlepas dari berbagai penyebab yang mengiringinya. Penyebab kerusakan pun beragam, dan bisa jadi berbeda di setiap rumahnya. Bahkan dari segi pemasangan yang tidak tepat pun bisa membawa masalah pada kondisi talang. Lantas, apa saja penyebab talang air rusak ini?

  • Tersumbat Sampah atau Kotoran

 

Masalah utama dan yang paling sering terjadi pada tersumbatnya talang air adalah kotoran. Tidak hanya talang air hujan, pipa atau saluran air lainnya pun seringkali bermasalah dengan kotoran ini. Biasanya, kotoran atau sampah yang terbawa air bisa saja masuk ke dalam talang. Semakin lama, kotoran dan sampah tersebut akan semakin banyak dan menyebabkan talang tersumbat hingga aliran airnya terhambat.

  • Bagian Talang  yang Sudah Korosi atau Lapuk

Ketika talang air rusak, meskipun sudah diberi waterproofing coating, maka air yang tersimpan di atap akan menggenang dan tidak terbuang ke bawah. Saat dibiarkan, lama-lama air akan merembes dan bisa menyebabkan kebocoran pada bangunan. Hal itu disebabkan oleh ketidakberfungsiannya talang air. Masalah lain yang jadi penyebab kerusakan adalah karena bagian talang yang sudah korosi jika terbuat dari bahan logam. Bisa juga karena lapuk atau bahkan berlubang sehingga bocor.

Tips Atasi Talang Air Hujan yang Bermasalah

 

Tips Atasi Talang Air Hujan yang Bermasalah

Masalah pada talang air ini memang tidak bisa dihindari. Apalagi jika penggunaannya sudah lama dan usisa talang sudah usang. Namun, Anda tetap bisa mengatasi masalah pada talang dengan beberapa tips berikut!

  • Cek Kondisi Talang

Langkah pertama yang perlu dilakukan dalam mengatasi masalah talang, tentunya dengan melakukan pengecekan. Pengecekan ini dimaksudkan untuk mengetahui lebih jelas apa penyebab dari kondisi talang yang bermasalah tersebut. Ketika masalahnya sudah jelas, maka Anda pun bisa mengambil langkah yang tepat dalam mengatasinya.

  • Keluarkan Material yang Menyumbat

Ketika masalah atau penyebab kerusakan telah jelas, misalnya karena tersumbat sehingga talang mampet, maka cara yang bisa Anda ambil adalah dengan mengeluarkan material yang menyumbat. Cek dari bagian i mulai atap yang sudah dilapisi lapisan waterproofing dak beton atas,  sampai bagian bawah. Jika banyak sampah, atau daun-daun kering yang terbawa, maka bersihkan sampah tersebut sampai tidak terlihat kembali.

  • Semprotkan Air Menggunakan Selang pada Talang

Air tetap mampet meskipun talang sudah dibersihkan? Bisa jadi kotoran masih menyumbat di bagian tengah talang yang tidak terlihat. Untuk mengatasi hal tersebut, ambil selang yang dialiri air. Semprotkan ke dalam saluran talang sampai air benar-benar bisa keluar. Lebih baik lagi Anda menggunakan selang dengan tekanan air yang cukup tinggi.

  • Gunakan Drain Snake atau Auger

Cara lain yang bisa Anda gunakan untuk mengatasi masalah talang air hujan yang mampet adalah auger. Sering juga disebut sebagai drain snake yang merupakan alat bantu untuk mendorong atau menarik penyumbat talang air. Nantinya, alat ini dilengkapi dengan penggerek yang melengkapinya.

Masalah pada talang air hujan ini memang umum ditemukan masyarakat. Karena kegunaan talang air yang sangat penting, maka penting sekali bagi Anda mengecek secara rutin kondisi talang air agar tidak bermasalah. Dan jika sudah bermasalah, maka coba saja terapkan beberapa tips tersebut agar talang air bisa kembali normal.

Yuk Kenali Jenis-Jenis Paving Block Lengkap dengan Spesifikasinya!

Jenis Paving Block yang Banyak Digunakan

Paving block biasa disebut juga dengan nama bata beton atau conblock. Bahan bangunan yang satu ini terbuat dari komposisi bahan berupa semen portland atau bahan perekat hidrolis yang sejenis dicampur dengan air kemudian ada bahan tambahan lain yang digunakan untuk menambah mutu dari bata beton yang dihasilkan.

Dengan campuran bahan tersebut, bata beton memiliki sifat yang hampir sama dengan mortar. Bahan bangunan ini sering kali digunakan dalam proses pembangunan untuk berbagai tujuan. Di Indonesia sendiri, kita sering melihat penggunaan bata beton ini di berbagai tempat. Selain di Indonesia, di negara-negara lain juga banyak yang memanfaatkan bata beton dalam proses pembangunan.

Bata beton ini berfungsi untuk menutupi bagian permukaan tanah. Kita sering melihat penggunaan bata beton untuk pembuatan jalan, taman, trotoar, dan lain sebagainya. Bata beton ini bisa menutup permukaan tanah dengan susunan yang rapi. Bahkan pada beberapa tempat kita bisa melihat bata beton disusun dengan motif tertentu sehingga menambah kesan estetis dari permukaan tanah yang ditutup.

 

Beragam Jenis

Perlu diketahui bahwa ada banyak sekali jenis paving block yang beredar di pasaran saat ini. Setiap jenis paving block memiliki karakteristik tertentu. Selain itu, setiap jenisnya juga digunakan untuk penggunaan yang tidak sama. Jadi, sebelum memilih jenis bata beton yang akan dipakai sebaiknya diperhatikan dulu penggunaannya seperti apa.

Jenis-jenis bata beton atau paving stone ini dikategorikan berdasarkan poin-poin tertentu. Mari kita bahas satu per satu agar kita bisa lebih mengenal ada apa saja jenis paving stone yang ada di sekitar kita dan biasa digunakan dalam proses pembangunan.

Berdasarkan kekuatan fisiknya, bata beton dibedakan menjadi:

1. Bata Beton Standar SNI Mutu A

Untuk bata beton mutu A ini, kekuatan yang dimiliki adalah 400 kg/cm2. Biasanya bata beton ini digunakan untuk pembuatan jalan umum karena bisa menahan beban berat dan merupakan jenis bata beton paling kuat.

 

2. Bata Beton Standar SNI Mutu B

Bata beton mutu B memiliki kekuatan 200 kg/cm2. Bata beton ini biasa digunakan pada lahan parkir. Selain itu, bata beton mutu B juga banyak dipakai pada struktur konstruksi.

 

3. Bata Beton Standar SNI Mutu C

Bata beton mutu C memiliki kekuatan 150 kg/cm2. Bata beton ini biasanya digunakan untuk membuat trotoar bagi pejalan kaki.

 

4. Bata Beton Standar SNI Mutu D

Bata beton mutu D memiliki kekuatan 100 kg/cm2 dan paling rendah kekuatannya dibandingkan yang lain. Bata beton ini biasanya digunakan di taman-taman atau halaman rumah.

Bata beton juga bisa dibedakan berdasarkan bentuknya. Ada bata beton yang berbentuk persegi, segi enam, kansteen, topi uskup, trihek, dan lain sebagainya. Pilihan bentuk bata beton bisa disesuaikan dengan penggunaan dan susunan yang diinginkan.

Sementara itu, bata beton juga bisa dibedakan berdasarkan ketebalannya. Ada tiga jenis bata beton yaitu bata beton ketebalan 60 mm, 80 mm, dan 100 mm. Sedangkan dari segi warna, ada bata beton yang abu-abu, hitam, kuning, dan warna lainnya. Pilihan warna bisa disesuaikan dengan kebutuhan pemakaian.

Itulah tadi sedikit informasi mengenai jenis-jenis bata beton atau paving block. Pilihan jenis bata beton akan berpengaruh pada hasilnya nanti. Namun teknik pemasangan paving block juga ikut berpengaruh pada hasil akhirnya. Pastikan pemasangan dilakukan oleh ahlinya dan diatur sedemikian rupa sehingga bata beton bisa tersusun secara rapi dan presisi.