Category Archives: Konstruksi

Yuk Kenali Jenis-Jenis Paving Block Lengkap dengan Spesifikasinya!

Jenis Paving Block yang Banyak Digunakan

Paving block biasa disebut juga dengan nama bata beton atau conblock. Bahan bangunan yang satu ini terbuat dari komposisi bahan berupa semen portland atau bahan perekat hidrolis yang sejenis dicampur dengan air kemudian ada bahan tambahan lain yang digunakan untuk menambah mutu dari bata beton yang dihasilkan.

Dengan campuran bahan tersebut, bata beton memiliki sifat yang hampir sama dengan mortar. Bahan bangunan ini sering kali digunakan dalam proses pembangunan untuk berbagai tujuan. Di Indonesia sendiri, kita sering melihat penggunaan bata beton ini di berbagai tempat. Selain di Indonesia, di negara-negara lain juga banyak yang memanfaatkan bata beton dalam proses pembangunan.

Bata beton ini berfungsi untuk menutupi bagian permukaan tanah. Kita sering melihat penggunaan bata beton untuk pembuatan jalan, taman, trotoar, dan lain sebagainya. Bata beton ini bisa menutup permukaan tanah dengan susunan yang rapi. Bahkan pada beberapa tempat kita bisa melihat bata beton disusun dengan motif tertentu sehingga menambah kesan estetis dari permukaan tanah yang ditutup.

 

Beragam Jenis

Perlu diketahui bahwa ada banyak sekali jenis paving block yang beredar di pasaran saat ini. Setiap jenis paving block memiliki karakteristik tertentu. Selain itu, setiap jenisnya juga digunakan untuk penggunaan yang tidak sama. Jadi, sebelum memilih jenis bata beton yang akan dipakai sebaiknya diperhatikan dulu penggunaannya seperti apa.

Jenis-jenis bata beton atau paving stone ini dikategorikan berdasarkan poin-poin tertentu. Mari kita bahas satu per satu agar kita bisa lebih mengenal ada apa saja jenis paving stone yang ada di sekitar kita dan biasa digunakan dalam proses pembangunan.

Berdasarkan kekuatan fisiknya, bata beton dibedakan menjadi:

1. Bata Beton Standar SNI Mutu A

Untuk bata beton mutu A ini, kekuatan yang dimiliki adalah 400 kg/cm2. Biasanya bata beton ini digunakan untuk pembuatan jalan umum karena bisa menahan beban berat dan merupakan jenis bata beton paling kuat.

 

2. Bata Beton Standar SNI Mutu B

Bata beton mutu B memiliki kekuatan 200 kg/cm2. Bata beton ini biasa digunakan pada lahan parkir. Selain itu, bata beton mutu B juga banyak dipakai pada struktur konstruksi.

 

3. Bata Beton Standar SNI Mutu C

Bata beton mutu C memiliki kekuatan 150 kg/cm2. Bata beton ini biasanya digunakan untuk membuat trotoar bagi pejalan kaki.

 

4. Bata Beton Standar SNI Mutu D

Bata beton mutu D memiliki kekuatan 100 kg/cm2 dan paling rendah kekuatannya dibandingkan yang lain. Bata beton ini biasanya digunakan di taman-taman atau halaman rumah.

Bata beton juga bisa dibedakan berdasarkan bentuknya. Ada bata beton yang berbentuk persegi, segi enam, kansteen, topi uskup, trihek, dan lain sebagainya. Pilihan bentuk bata beton bisa disesuaikan dengan penggunaan dan susunan yang diinginkan.

Sementara itu, bata beton juga bisa dibedakan berdasarkan ketebalannya. Ada tiga jenis bata beton yaitu bata beton ketebalan 60 mm, 80 mm, dan 100 mm. Sedangkan dari segi warna, ada bata beton yang abu-abu, hitam, kuning, dan warna lainnya. Pilihan warna bisa disesuaikan dengan kebutuhan pemakaian.

Itulah tadi sedikit informasi mengenai jenis-jenis bata beton atau paving block. Pilihan jenis bata beton akan berpengaruh pada hasilnya nanti. Namun teknik pemasangan paving block juga ikut berpengaruh pada hasil akhirnya. Pastikan pemasangan dilakukan oleh ahlinya dan diatur sedemikian rupa sehingga bata beton bisa tersusun secara rapi dan presisi.