Tips Membuat Tangki

Tips Membuat Tangki Air Awet dan Tahan Terhadap Kebocoran

Bocornya tangki atau bak air memang cukup menjengkelkan. Apalagi jika kebocoran cukup parah hingga membuat air terkuras habis. Selain boros air, tentu permasalahan ini juga akan membuat anggaran untuk airmu jadi membengkak. Nah, untuk mengatasinya tentu anda haruslah membuat tangki air yang awet dan tahan terhadap kebocoran.

Salah satunya yakni dengan menggunakan lapisan anti bocor atau waterproofing. Anda bisa memilih berbagai jenis waterproofing sesuai dengan harga waterproofing, serta  bahan dari tangki air anda.

Membuat Tangki Air menjadi Awet dan Tahan Bocor dengan Waterproofing

Membuat Tangki Air menjadi Awet

Penggunaan tangki yang terlalu lama ataupun kualitas yang kurang baik, seringkali membuat tangki air mudah bocor. Maka dari itu, anda perlu menerapkan pengaplikasian waterproofing. Namun untuk memilih waterproofing anda tidak boleh asal asalan.  Pilihlah waterproofing yang sesuai untuk area kedap air dan anti bocor.

Di pasaran, tersedia berbagai jenis pilihan waterproofing seperti waterproofing membrane, weaterproofing sika, dan sebagainya. Nah, untuk harga waterproofing membrane dan waterproofing sika ini tentunya juga cukup lumayan, mengingat manfaatnya yang begitu besar.

Tips Membuat Tangki Air Awet dan Tahan Kebocoran

Tips Membuat Tangki Air Awet dan Tahan Kebocoran

Agar airmu tidak cepat terkuras dan tahan terhadap kebocoran, ada beberapa tips yang pelu anda lakukan seperti;

1. Menggunakan Lapisan waterproofing

Lapisan waterproofing memang terkenal keunggulannya sebagai pelapis bocor. Salah satunya yakni sebagai pelapis untuk tangki air. Untuk pemilihan waterproofing ini, anda harus menyesuaikannya dengan bahan dasar tangki. Misalnya saja tangki berbahan polietilen, stainless steel, fiberglass, ataupun beton. Pemilihan waterproofing yang tepat, akan membuat lapisan berfungsi secara optimal dalam mencegah kebocoran tangki.

Beberapa waterproofing yang bisa anda pilih, misalnya saja waterproofing membrane dan waterproofing sika. Nah, untuk waterproofing membrane, anda bisa memilih waterproofing dengan self adhesive waterproofing membrane dan flexible cementitious waterproofing.

Sementara untuk waterproofing sika yang dibuat dari concrete base  /minyak dan juga bahan lateks ini, mampu menahan air dengan kuat. Dengan sistem cat epoxy dari waterproofiing sika, tangki airmu bisa tahan dari kebocoran.

2. Melapisi bagian luar tangki

Setelah mendapatkan jenis waterproofing yang tepat, lakukan pelapisan pada tangki air. Untuk pemakaian baru anda bisa langsung mengaplikasikannya ke seluruh bagian tangki. Namun untuk tangki bocor, kuras terlebih dulu lalu keringkan agar lapisan menempel dengan sempurna. Pelapisan cukup dilakukan secara tipis lalu jemur di bawah matahari hingga benar benar kering.

3. Melapisi bagian dalam tangki air

Meski pelapisan luar sudah dilakukan, tapi bagian dalam tangki juga wajib anda lapisi waterproofing. Cara pengaplikasiannya sama, dan jangan lupa untuk melapisinya secara merata. Jemurlah sedikit lebih lama untuk bagian dalamnya, kurang lebih 2 hingga 4 harian.

Itulah tadi tips membuat tangki air anda lebih awet dan tahan terhadap kebocoran. Tips tips tersebut bisa anda aplikasikan untuk tangki air baru maupun tangki air yang mengalami kebocoran. Pastinya, menggunakan lapisan anti bocor atau waterproofing ini sangatlah efektif. Sehingga sangat disarankan untuk menggunakan waterproofing yang tepat. Terlebih lagi, di pasaran ada banyak toko bangunan yang memberikan harga waterproofing yang murah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *